Selasa, 17 Desember 2013

KEFIR MENANGGULANGI PENYAKIT AKIBAT VIRUS

Virus adalah parasit berukuran mikroskopik yang menginfeksi sel organisme biologis. Virus bersifat parasit obligat, hal tersebut disebabkan karena virus hanya dapat bereproduksi di dalam material hidup dengan menginvasi dan memanfaatkan sel makhluk hidup karena virus tidak memiliki perlengkapan selular untuk bereproduksi sendiri. Biasanya virus mengandung sejumlah kecil asam nukleat (DNA atau RNA, tetapi tidak kombinasi keduanya) yang diselubungi semacam bahan pelindung yang terdiri atas protein, lipid, glikoprotein, atau kombinasi ketiganya. Genom virus akan diekspresikan menjadi baik protein yang digunakan untuk memuat bahan genetik maupun protein yang dibutuhkan dalam daur hidupnya.

Demam Berdarah Dengoe (BDB)
Demam Berdarah (DB) atau Demam Berdarah Dengoe (DBD) adalah penyakit demam akut yang diketemukan di daerah tropis, dengan penyebaran geografis yang hampir mirip dengan malaria.  Penyakit ini disebabkan oleh salah satu dari empat serotype virus dari genus Flavivirus, dari family Falaviridae.  Setiap serotype cukup berbeda, sehingga tidak ada proteksi-silang dan wabah yang disebabkan beberapa seratipe (hiperendesmitas) dapat terjadi. 
   
Penyakit Demam Berdarah Dengoe (DBD) disebarkan kepada manusia oleh nyamuk Aedes aegypti (dikutif dari Wikipedia Bahasa Indonesia) dan penyakit ini, sangat membahayakan sekali terhadap nyawa manusia, jika penanganannya tidak intensif. Hal ini dapat kita lihat dari banyaknya kasus kematian manusia yang disebabkan oleh penyakit ini, yang jika kita sepelekan akan berdampak fatal terhadap keselamatan.
                                                                            
Pengguna  kefir  dari Sukabumi,  tiga  orang  dari  keluarganya  serentak terkena DBD, dua orang  bersedia  minum  kefir,  dan recovery dalam waktu 4 hari, seorang lagi tidak bersedia minum  kefir,   dengan  alasan  tidak  suka  rasa asam, terpaksa dirawat di rumah sakit, dan recovery setelah 2 minggu.

ChikungunyaChukungunya 
adalah sejenis demam virus yang disebabkan alphavirus yang disebarkan
oleh gigitan nyamuk species Aedes aegypti.  Namanya berasal dari sebuah kata dalam bahasa Makonde yang berarti “ yang melengkung ke atas “, merujuk kepada tubuh yang membungkuk, akibat gejala-gejala arthritis penyakit (dikutip dari Wikipedia Bahasa Indonesia).

Ini justru diderita olah Ibunda dari salah satu Pengelola Rumah Kefir, yang tidak suka de- ngan bau susu dan tidak pernah mau minum kefir.  Setelah sakitnya parah, sehingga ham pir  tidak  ada  makanan  yang  bisa  masuk, bintik-bintik  merah  makin  menyebar,  akhir nya  dipaksa  untuk  minum kefir.  Hanya da- lam 4 hari kondisinya sangat membaik dan mampu makan seperti biasanya.  Setelah 7 hari sudah dapat melakukan kegiatan normal, seperti orang yang sehat biasanya.  Untuk itu kita tidak perlu was-was dan cemas, kalau setelah kita diperiksa oleh Dokter,  dan hasil diagno- sanya " Chikungunya ",  minum  saja  kefir  bening secara intensif, Insya Allah Tuhan Yang Maha Memberi akan memberikan kesehatan kepada kita yang menyakiniNya.

Herpes Zoster atau Cacar Ular
Herpes Zoster (nama lain : shingles atau cacar ular) penyakit yang dise- babkan oleh virus Varicella-zoster .  Setelah seseorang menderita cacar air, virus varicella-zoster akan mene- tap dalam kondisi dorman (tidak aktif atau laten) pada salah satu atau lebih ganglia (pusat syaraf) posterior.  Apabila seseorang menga- lami penurunan imunitas seluler/kon- disi kesehatannya menurun, maka virus tersebut dapat aktif kembali (multiflikasi) dan membentuk bintil-bintil kecil berwarna merah, berisi cairan dan mengembung pada daerah sekitar kulit yang dilalui oleh virus.
Herpes zoster cenderung menyerang orang yang  lanjut   usia  dan   penderita   penyakit imunosupresif  (system imun lemah)  seperti penderita HIV/AID, leukeumia, lupus dan lim poma (dikutif dari Wikipedia Bahasa Indone sia). Ini informasi yang perlu kita ketahui dan maknai, karena dengan mengetahui infromasi ini,  kita dapat  mengantisipasi  dan mereduksi/menghilangkan  penyakit  herves zoster atau cacar ular, yang baik langsung maupun tidak langsung membahayakan keselamatan jiwa.

Influenza / Flu
Common   influenza  atau   biasa   disebut  flu  adalah penyakit  yang  disebabkan  oleh  virus, yang  disebut virus influenza. virus influenza sangat mudah menular dan ditularkan  oleh si  penderita melalui  udara. Virus ini  menyerang  saluran  pernafasannya,  sehingga  si penderita mengalami kesulitan bernafas,  gejala yang timbul  akibat  influenza adalah  pilek, demam, pusing, batuk  kering  hingga  batuk  berdahak, kerongkongan gatal,  hidung  mampet,  meler,  bersin-bersin   hingga hidung memerah, badan terasa pegal-pegal, bisa juga diikuti dengan rasa sakit-sakit dipersendian.  Hal ini yang perlu kita yang perlu kita bagaimana cara mengatasinya, supaya bisa mengeliminir dan dan bahkan menuntaskan penyakit flu ini. Salah satu cara mengatasi penyakit flu ini, yaitu dengan cara meminum kefir (kefir bening, kefir prima, kefir optima atau kefir medika) secara rutin, atau kalau mau, dikolaborasikan dengaan obat dokter, dengan catatan ada jedah waktu antara minum kefir dan minum obat dari dokter.

Testimoni
Kasus  ini  terjadi pada Ibu hamil hampir 7 bulan pada hampir tujuh tahun yang lalu, dengan sebaran bintil-bintil kecil  berwarna merah di punggungnya.  Penderita minum kefir hampir 1 liter  per  hari,   dan  dibuatkan  salep  dari  kefir  dan Aloe vera  untuk  dioleskan   didaerah terpapar.  Dalam  3  hari  bagian  terpapar  yang  berair,  mulai  mengering,  dan rasa sakit perih mulai menghilang.  Setelah seminggu bekas luka jadi bersih.   Penggunaan   kefir diteruskan sampai dua minggu 3 gelas sehari.


Pengalaman Penulis, pernah mengalami gatal-gatal bekas karet pakaian dalam, digaruk-garuk terus dan tanpa terasa menjadi luka dan rasanya agak pedih klau terkena air pada waktu kena air.  Subhanallah saya olesi kefir prima beberapa kali, yang luka agak memerah menadi tidak gatal lagi dan lukanya menjadi sembuh, hanya bekas lukanya berwarna kehitam-hitaman saja

Simpulan Sementara
Dari uraian tulisan diatas,  simpulan  sementara  dapat  disampaikan  bahwa  efektifitas kefir untuk menanggulangi virus sangat significan, tanpa efek samping.   Sangat murah jika dibandingkan dengan obat-obat modern yang kita kenal saat ini.


Disunting oleh : Ir. Agus Hermawan Apandi (Abah) / 0813 8390 0546
Referensi : www. kefirbandung.blogspot.com
                   Wikipedia Bahasa Indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar